ROAD TO JUARA UMUM I PIMNAS XXIV, Ajak Mahasiswa Tidak Bekerja Keras

Jadikan hidupmu lebih berarti dengan menjadi pahlawan prestasi ITS, slogan kementrian Ristek BEM ITS tersebut mengilhami untuk mengadakan acara ROAD TO JUARA UMUM I PIMNAS XXIV. Acara seminar yang diadakan di gedung SCC lantai 3 ini memang bertujuan untuk membimbing dan memotivasi mahasiswa-mahasiswa ITS yang ingin membuat PKM agar lolos PIMNAS. Acara yang rencananya diselenggarakan tanggal 26-28 agustus 2010 ini diikuti oleh perwakilan semua jurusan dari 5 fakultas, dan untuk tanggal 28 dipersiapkan khusus untuk mahasiswa baru.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

ANALISA KRITIS, BERAKSI STRATEGIS, BERJUANG SAMPAI HABIS



Almamaterku kan kuturut bimbinganmu, jadi pejuang yang takkan kenal letih membangun negeri…..

Cuplikan lagu hymne ITS tersebut benar-benar menghentakkan hatiku pagi itu. Minggu 8 agustus 2010 sekitar pukul 10 seluruh fungsionaris ITS berkunjung ke tugu pahlawan. Diawali dengan apel pagi yang dipimpin presiden BEM. Meskipun tergolong masih pagi namun terik matahari kota Surabaya tak terelakkan lagi. Di awal sambutan, pak pres sebagai inspektur upacara mengungkapkan kekecewaannya karena dari 193 fungsionaris BEM ITS yang hadir hari itu tak sampai 70% nya, untuk teman-teman yang sakit mas Dalu mengajak seluruh fungsionaris untuk mendoakan agar lekas sembuh, untuk teman-teman yang lupa akan komitmen yang mereka tuliskan di awal saat mereka screening mas Dalu mengajak kita untuk saling mengingatkan. Karena perjalanan masih panjang, panas terik matahari yang kita rasakan saat ini tak ada apa-apanya dibanding pengorbanan yang dilakukan para pahlawan. Kepahlawanan bukanlah kado yang diberikan namun piala yang diperebutkan, tugas kita untuk merebut piala tersebut. Yang bisa kita lihat dari seorang pahlawan adalah kehebatannya, namun kita melewatkan pengorbanan apa saja yang telah mereka lakukan, mungkin mereka mengorbankan waktu istirahat mereka, mereka mengorbankan waktu menonton TV mereka, ya semoga kita bisa merebut piala kepahlawanan tersebut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

UPGRADING BEM ITS, MEMBUKA WAWASAN BAKAR MOTIVASI!!!

Sabtu 7 Agustus 2010, seneng banget hari itu bisa bertemu lagi dengan keluarga BEM ITS untuk melaksanakan upgrading fungsionaris BEM ITS 2010-2011. Seperti biasa acara dibuka dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne ITS dan lagu perjuangan mahasiswa untuk selalu menanamkan rasa cinta tanah air dan cinta almamater. Ceile.. ^_^

Acara kembali dilanjutkan dengan petuah dari pak pres BEM, mas Dalu mengajak seluruh fungsionaris untuk menjadi manusia-manusia visioner. Buah manis dalam keberanian adalah konflik dalam menggapai mimpi tersebut. Fungsionaris BEM ITS adalah orang-orang yang produktif. Sifat visioner harus tercermin dari diri kita, karena setiap pemimpin adalah visioner. Manusia adalah pembelajar yang haus akan ilmu. Kerugian besar ketika kita merasa cukup. Kita harus terus belajar dan belajar. Sikapi sesuatu dengan pikiran positif karena hidup adalah memaknai.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

BEM ITS, MENGGAGAS PAHLAWAN PERADABAN



Teater B ITS-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS kembali mengadakan rapat kerja (Raker) tahunan. Raker yang dilaksanakan selama tiga hari ini merupakan salah satu program kerja sinergi Sekretaris Jendral BEM dalam tahapan penyiapan organisasi. Raker yang berlangsung dari tanggal 30 juli sampai 1 agustus 2010 ini menjadi pondasi untuk perjalanan BEM ITS satu tahun kedepan. Agenda raker kali ini adalah presentasi proker dari masing-masing kementerian serta penjelasan peran masing-masing kabinet BEM yang telah diberikan LM. Untuk mencairkan suasana masing-masing kementrian juga menampilkan show off terbaiknya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Masih Pantaskah Kita Bermalas-malasan?



Sabtu 8 mei 2010, Sore itu gerimis masih tampak, namun tak menyurutkan semangat para mahasiswa TC untuk berbagi ilmu kepada adek-adek di pesantren Fillah. Pukul 15.45 sore rombongan mahasiswa ini berangkat dengan penuh semangat, tak menghiraukan kubangan lumpur yang dilewati selama perjalanan menuju tempat kami berbagi. Sesampainya disana sudah ada adek-adek yang menunggu kedatangan kami yang ketiga kalinya. Sambil menunggu adek-adek yang belum datang, kami mengobrol dengan adek-adek yang ada. Rita, Diah, Rana, Dewi, itulah nama mereka, adek-adek yang masih SD ini tampak sudah siap dan antusias untuk menerima ilmu baru hari itu. Tak menunggu lama acara pun dimulai, dibuka oleh kak Rosiadi, dan kak Evita dan kemudian dilanjutkan dengan game oleh kak Aji, dan kak Ajeng. Game sederhana yang dimainkan oleh 5 adek-adek cewek, dan 5 adek-adek cowok ini cukup meramaikan suasana. Permainan berhitung, dimana setiap yang mendapat kelipatan 3 harus ngomong “telu” ini awalnya cukup membingungkan, karena adek-adek yang masih duduk di bangku TK dan SD masih belum lancar dengan bilangan kelipatan seperti ini. Namun akhirnya didapat 3 orang adek yang melakukan kesalahan. 3 adek-adek ini akhirnya mendapat hukuman menyanyi di depan dan mendapatkan hadiah jajan. Sempat terlontar pula dari mulut adek-adek yang lain yang ikut permainan, “lho kak, yang dapet jajan koq malah yang salah, tahu gitu tak salahin tadi.” Kami hanya tersenyum dan berkata, “ya nanti semuanya dapat dek”. Begitulah anak kecil begitu bahagaianya jika mendapat hadiah meskipun hanya sebuah jajan. Mungkin rasanya sama seperti ketika para mahasiswa ini mendapat IP 4.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Jilbab Pertamaku.... ^^


liburan yg super panjang ini hampir sepanjang hari aku habiskan di rumah. hoho
iseng-iseng lihat-lihat lagi koleksi bukuq sejak SMP, trnyata aq punya lumayan banyak juga.
nah mataq tertuju ke salah satu buku yang cukup bersejarah buatku,
"jilbab pertamaku" karya asma nadia ini adalah buku yang berhasil memantapkan niatq untuk mulai berjilbab sekitar 3 tahun yang lalu.
buku ini berisi kisah-kisah pengalaman pertama berjilbab 12 orang penulis. bukunya ringan kok, gak berisi ayat-ayat berat yang terkesan menggurui.
namun berisi kisah-kisah yang seru,unik,lucu,haru,dan sarat makna yang bakalan nambah manteb hati temen-temen.
daripada ni buku cuma numpuk doank di rumahq, aq mw berbagi isinya sama temen-temen mudah-mudahan bisa menginspirasi dan bermanfaat juga ^_^

kalimat-kalimat dibawah ini aku kutip dari buku tersebut

REASONS !

Berapa banyak alasan yang kamu perlukan untuk mengenakan kain segi empat menutupi kepala?
- Duh, banyak banget. soalnya seisi keluarga : nyokap, bokap, kakap (eh ini mah ikan ya! hehehe), abang, kakak, adek, encang, encing, dan keluarga besar lain pasti bakal nanya semua. pake jilbab kenapa, sih?
- cukup satu alasan aja. tapi yang bisa diterima sama logika gue.

tapi yg pengen saya kutak-katik sebetulnya, kenapa sih meski tahu itu wajib, banyak kaum hawa yang masih aja ragu untuk mengenakan jilbab?
dari obrolan-obrolan tersebut saya coba menemukan beberapa alasan keberatan.
"ortu gak ngijinin,mbak!"
"sebetulnya boleh, keluarga dukung banget, mbak. soalnya mereka juga besar di pesantren. tapi kok aku yang belum berani bikin perubahan drastis begitu!"
"duh, teman-teman mainku macem-macem mbak. nanti dikira sok alim lagi!"
"buat gue make sih gampang, tapi pertahaninnya itu yang gue belum yakin. abiz make terus dilepas lagi.... sama aja bohong!"
"eh... ng... anu... eh.. panas gak sih? takutnya pas gerah aku lupa terus malah buka lagi, hehehehe."
"tau sih itu wajib, harus, aturannya jelas di quran. tapi gimana, hatiku kok ndak mantep-mantep, ya?"
"gue sih simpel aja. jilbab mungkin works buat orang lain, tapi gak di gue. gak mantes. kesannya kepala jadi kaya jarum pentul, gitu lho."
hayoo... pasti paling gak pernah berhadapan dengan satu dari alasan di atas, ya kan? manusiawi banget koq sebetulnya, apalagi kalo alasan itu dikemukakan dengan jujur. bukan sekedar kilah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Hati kami tak sekuat mutiara

wahai ikhwan penegak tiang dakwah
tahukah kalian, kami yang disebut seindah-indahnya perhiasan dunia terkadang merasa tak pantas
bahkan tahukah kalian hati kami tak sekuat mutiara indah itu
kami hanya manusia biasa yang masih harus selalu belajar untuk istiqomah di jalanNYA
jangan kalian goyahkan komitmen kami dengan perhatian membuncah kalian
hati kami tak kuat menerima kata-kata manis kalian
kata-kata manis yang mengundang semut dan menggerogoti hati kami

wahai ikhwan.......
entah apa maksud kalian sebenarnya, namun hati kami sangat mudah untuk tergerak, kami mudah sekali untuk besar kepala
awalnya kami tak ada getaran untuk kalian,namun tahukah kalian akibat rayuan-rayuan kalian
kami mulai berfikir adakah yang salah dengan hijab kami, kami merasa gagal menutup akses dari kalian

tahukah kalian, kami hanya manusia biasa yang mempunyai fitrah untuk mencinta
tak bisa dipungkiri kesholehan kalian mempunyai aura yang menarik mata hati kami
tapi kami sadar, saat ini belum waktu yang tepat
hanya menyimpannya rapat-rapat dalam hati yang bisa kami lakukan
hanya mencintai dalam diam solusi terbaik kami sampai waktu yang tak tentu
ingin rasanya kisah kami laksana fatimah dan ali,
yang mampu menyimpan perasaannya hingga setan pun tak tahu
hanya Allah dan mereka yang tahu hingga cinta dalam diamnya tak lagi diam di saat yang tepat
ah, tapi siapakah kami, iman kami tak sekuat fatimah
setan senantiasa berhasil membaca dan menggoda hati kami, sekuat apapaun kami berusaha menyimpannya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments