Bukan sinetron, Mereka Ada di Sekitar Kita….

Kehidupan kampus mahasiswa ITS yang super sibuk dengan berbagai aktifitas, praktikum, tugas, dan lain sebagainya seakan melenakan. Waktu 24 jam yang dimiliki serasa kurang. Membuat kehidupan mahasiswa ITS seakan-akan robot yang terus berpacu dengan rutinitas tanpa menghiraukan keadaan sekitar. Tahukah kawan? Tak jauh dari gemerlap kehidupan kampus ini. Tak sampai satu kilometer dari kampus perjuangan ini, kisah kehidupan yang berbeda begitu nyata. Ini bukan sinetron, mereka ada di sekitar kita, sekelompok masyarakat yang hidup berdampingan dengan sampah-sampah. Keluarga yang hanya berpenghasilan 75 ribu perhari dan tidak menentu, membuat mereka hanya bisa makan secukupnya, dengan lauk tahu tempe itu sudah bagus tak jarang mereka hanya makan dengan nasi dan kecap. Sungguh bersyukurlah, kita masih bisa makan empat sehat lima sempurna hampir setiap hari. Satu lagi fakta yang mengejutkan, dibalik nikmat pendidikan tinggi yang kita enyam ternyata masih ada anak-anak SMP yang harus dinikahkan dalam usia muda dengan alasan untuk membiayai sekolah mereka. Sungguh sangat menyesakkan dada, kehidupan remaja mereka terampas karena kondisi keluarga yang berkekurangan. Wahai kawan, tak tergerakkah hatimu untuk sedikit memberikan kelebihan dirimu pada mereka? Layakkah kita hanya mengasihani tanpa berkontribusi apapun pada mereka? Inilah saatnya menjalankan salah satu peran dan fungsi mahasiswa sebagai social control, menjalankan salah satu tri darma perguruan tinggi yakni pengabdian masyarakat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

First day, Vacation at Jogja

Oke hari itu akhirnya tiba, setelah perjuangan panjang untuk mendapatkan tiket kereta ke jogja sampe bolak-balek 3x ke stasiun gubeng, kehujanan, nyasar, belum lagi peserta jalan-jalan yang tiba-tiba membatalkan rencana, setelah semalaman sms-an kanan kiri gak jelas. Well akhirnya kita berempat sudah duduk manis di kereta. Siapa aja yang jadinya ikut? Bisa dilihat di foto bawah si Ami dan Almira sedang asyik menggapai mimpi-mimpinya di alam tidur… ;DDi sisi kursi sebelah mereka berdua ada aq yang moto dan Agnesta yang setia duduk disampingku. :p setelah perjalanan kurang lebih 5 jam klo brgkt dr surabaya dan 2,5 jam klo berangkat dari madiun. Akhirnya WELCOME Jogja! Sampai juga kita di stasiun Tugu Jogja.

Eng..ing..eng.. Masalah pertama muncul apa yang akan kita perbuat habis ini? Kemana arah kaki harus diayunkan? Kita bertiga (ayu,ami,agnesta) yang benar-benar buta jogja dengan perasaan was was harus menyerahkan semua keputusan pada si gejealmira. :p keputusan yg dibuat pertama adalah kita jalan kaki menuju hotel, setelah melihat panas yang terik dengan beban bawaan kita yang lumayan "kecil", serta suara perut yang teru

s menabuh gendang akhirnya diputuskan kita naek becak. “tujuannya kemana mbak?” “ malioboro pak. Malioboro sebelah mana?” “yang ada angkringan.” “ angkringannya ada banyak?” “ yang sebelah PENGKOLAN”. Oke.. Aku yakin seb

enarnya bapak becaknya masih bingung, apalagi keterangan si geje yg ikut membingungkan, dengan pasrah yang penting naek becak dululah terserah kemana roda berputar *lho?*

Sampe juga kita di pengkolan, pengkolan yang mana? Gak tahulah semuanya disebut pengkolan. Hahaha setelah sedikit berjalan kita memutuskan untuk mengisi tenaga dulu, makan di warung terdekat yang kita lihat. Menu apa yang kita pesan? Karena kita lagi di Jogja otomatis gak mau menyia-nyiakan kesempatan, makan GUDEG! :D tak pikir gudegnya banyak, ternyata cuma beberapa sendok -________-"

Setelah mengisi amunisi kita siap untuk berpetualang mencari harta karun, harta karun? Yup mencari harta karun yang berisikan kamar dan kawan-kawannya yang bisa didapatkan dengan harga ala kantong mahasiswa.

Inilah 3 orang petualang kita yang sedang berpanas-panasan mencari harta karun. Setelah berjalan cukup jauh tanya sana tanya sini dengan sedikit hambatan karena kebanyakan 1 kamar hotel hanya boleh diisi oleh 2 orang, kita tetep ngeyel mencari yg boleh diisi oleh 4 orang karena kita kompak. :D Sampailah kita ditempat itu, setelah berfikir cukup panjang dan mengingat tenaga yang hampir habis kita putuskan untuk menyewa kamar itu untuk satu hari seharga 210ribu seharinya (*mahal gak sih?*). Kenapa satu hari bukankan kita berniat di jogja 4 hari? Karena kita berharap bisa mendapatkan hotel laen yg lebih srek di hati :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Printing Express -FP PBD-







  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

A Letter To Him

Iseng-iseng ikutan lomba menulis di saat liburan "A letter to him" yg diadakan Jawa Pos for Her , untung-untuk klo bisa dimuat n dpt hadiah hehehe :p
check it out..

Ponorogo, 24 Januari 2011

Untuk lelaki yang dari tulang rusuknyalah aku diciptakan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Entah angin apa yang membuai hari ini, membuatku begitu berani mencoretkan sesuatu untuk dirimu yang tidak pernah aku kenali. Aku sebenarnya tidak pernah berniat untuk memperkenalkan diriku kepada sesiapa pun. Apalagi mencurahkan sesuatu yang hanya aku khususkan buatmu sebelum tiba masanya. Kehadiran seorang lelaki yang menuntut sesuatu yang ku jaga rapi selama ini semata-mata buatmu, itulah hati dan cintaku, membuatku tersadar dari lenaku yang panjang.

Wahai pemuda yang namanya telah tertulis di Lauh Mahfuz sebelum nafas pertamaku berhembus,bagaimana kabarmu disana? Masih bersiapkah kau untuk menjemput diriku suatu hari kelak? Aku tak tahu dimana dirimu berada sekarang. Namun aku yakin Tuhan sedang mempersiapkanmu untuk waktu terindah nanti. Aku menghalang diriku dari mengenali lelaki manapun karena aku tidak mau mengenal lelaki lain selainmu, dalam masa penantian ini aku mempersiapkan diriku yang terbaik untukmu itulah bukti cintaku padamu. Bagaimana dengan dirimu disana? Tak ada yang menjamin memang kau akan setia padaku, tapi aku yakin dengan janji Tuhan bahwa perempuan yang baik adalah untuk lelaki yang baik pula.

Wassalam..



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

PERSEMBAHAN UNTUK BUNDA


>>> PERSEMBAHAN UNTUK BUNDA <<<
by RENUNGAN N KISAH INSPIRATIF on Friday, November 19, 2010 at 5:48am



Bunda ku sayang..

Ijinkan aku mengungkap rahasia hati ini

Mungkin selama ini aku terkesan acuh, tak perduli dan sangat menjengkelkanmu

Tapi sungguh didasar lubuk hati ku yang terdalam

Aku menangis sedih.....

Kau tahu kenapa?

Karena hingga detik ini aku belum bisa memberi sedikit kebahagiaan padamu



Bunda sayang...

Betapa banyak yang kau beri untuk ku

Dari aku kecil hingga dewasa

Kau curahkan seluruh perhatian dan kasih sayangmu

Tapi apa yang sudah ku berikan padamu

Tidak ada...

Hanya kesedihan dan kemarahan yang kau simpan didalam hatimu


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Bukan Maksud Kami (Mahasiswa) , Harus TURUN JALAN (lagi)!


……

Kartu Mahasiswa telah disimpan dan tas kuliah turun dari bahu,

Mestinya kalian jadi insinyur dan ekonom abad dua satu,

Tapi malaikat telah mencatat indeks prestasi kalian di TriSakti bahkan di seluruh negeri

……

(Taufik Ismail, 1989)


Sebuah coretan tentang kondisi keresahan mahasiswa yang terpaksa harus turun ke jalan untuk memperjuangkan nasib rakyat. Yang sering dipandang remeh, karena Mungkin tak berefek besar tapi inilah yang kami bisa kawan! Tidak bermaksud membuka luka lama , namun ini telah menjadi catatan kami , mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Seluruh Indonesia ( BEM SI). Kondisi (masih) carut marutnya kondisi bangsa menjadikan kami bergerak. Bidang pangan, kesehatan, ekonomi, korupsi, pendidikan bahkan energy tak terurus dengan baik dan semakin menjadikan rakyat korban utama atas kepuasan pribadi. Dengan berlindung dibawah payung hukum bernama kebijakan agar menjadi legalitas. Masih hangat di ingatan kami akan janji yang didengungkan ketika pesta demokrasi itu berlaga. Namun janji tinggalalah janji, karena akhirnya kami harus turun lagi untuk mengingatkan janji Anda bapak ibu dewan yang terhormat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

LKMM PP TD III FTIf, Lahirkan Pemandu-Pemandu Tauladan.



Be A Role Model, begitulah tema yang diusung dalam PP TD kali ini. Dalam PP TD yang diselenggarakan selama 5 hari dari Rabu 13 Oktober 2010 sampai Minggu 17 Oktober 2010 ini terdapat 30 peserta yang terdiri dari 15 mahasiswa Teknik Informatika dan 15 mahasiswa Sistem Informasi. Peserta yang terdiri dari mahasiswa angkatan 2008 dan 2009 ini tampak bersemangat mengikuti keseluruhan rangkaian pelatihan. Pada awal pembukaan materi pertama adalah pembahasan tema, peserta diajak berdiskusi tentang tema yang diusung dan yang sudah mereka buat essay pula. Menjadi pemandu bukan hanya sekedar memberi materi pada saat pelatihan, lebih dari itu tanggung jawab yang diemban seorang pemandu adalah menjadi sosok tauladan bagi orang-orang disekitarnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments